Cara Mengunci Profil Facebook (Private), Tidak Bisa Dilihat Orang!

Cara mengunci profil Facebook tidak banyak diketahui oleh masyarakat. Padahal dengan mengunci Facebook yang mereka miliki, privasi yang dimiliki bisa lebih terjaga. Penggunaannya mengizinkan orang-orang tertentu saja yang bisa membuka.

Konsep ini mirip sekali dengan Instagram atau beberapa media sosial lainnya. Penguncian terbuka hanya untuk mereka yang memang disetujui saja. Ini membuat akun menjadi lebih aman dan hanya orang tertentu saja yang terhubung.

Untuk mengetahui cara mengunci profil Facebook yang sebenarnya cukup mudah untuk dilakukan, bisa menyimak selengkapnya dalam artikel ini. Dengan begitu, kamu bisa langsung memaksimalkan fungsi dari platform media sosial ini.

Cara Mengunci Profil Facebook

Cara mengunci profil Facebook bisa mengikuti langkah-langkah yang akan dibahas berikut. Perhatikan dengan seksama lalu terapkan pada akun yang dimiliki.

  • Buka Facebook dengan login
  • Masuk ke Pengaturan dan Privasi.
  • Klik Pengaturan – Pemeriksaan Privasi – Siapa bisa melihat hal Anda bagikan.

Klik Pengaturan Pemeriksaan Privasi Siapa bisa melihat hal Anda bagikan

  • Atur siapa saja yang bisa melihat dan jenis konten apa saja.

Atur siapa saja yang bisa melihat dan jenis konten apa saja

  • Setelah diatur bisa langsung disimpan.

Mengapa Harus Dikunci?

Mengapa Harus Dikunci

Ada beberapa alasan kenapa seseorang lebih memilih untuk melakukan penguncian akun. Berikut beberapa hal yang mungkin harus kamu perhatikan.

1. Membatasi Informasi

Cara mengunci trafo Facebook dilakukan untuk melakukan pembatasan pada informasi. Seperti yang kita ketahui bersama, pembatasan informasi ini sangat penting agar tidak semua orang mengetahui apa yang sedang terjadi.

Terkadang hal-hal yang sudah terjadi tidak perlu menjadi konsumsi publik. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pembatasan dengan tepat. Pembatasan ini dilakukan dengan cara melakukan privatisasi pada beberapa bagian postingan.

Baca Juga  2 Cara Daftar Tiktok Affiliate (Creator/Seller) dan Syaratnya

Dengan melakukan ini, hanya orang-orang yang sudah berteman saja yang bisa melihatnya. Selain itu, hanya beberapa orang saja yang mungkin bisa membuat komentar ataupun membagikan. Dengan cara ini, apapun yang diposting tidak akan mudah diketahui.

2. Hanya Terhubung dengan yang Kenal Saja

Pembatasan ini juga dilakukan untuk memudahkan proses komunikasi dengan orang lain. Artinya ketika akan memasukkan orang ke dalam koneksi ataupun pertemanan, kamu akan membatasi siapa saja yang memang benar-benar dikenal.

Dengan pembatasan hanya orang yang dikenal saja, maka posting yang dilakukan bisa menjadi lebih mudah. Selain itu, kamu juga tidak akan khawatir karena hanya orang-orang yang memang terpilih atau yang dipercaya saja yang bisa mengetahuinya.

Selain itu, karena hanya terkoneksi dengan orang yang memang memiliki hubungan baik, kemungkinan besar akan lebih mudah untuk mengelola. Meski jumlah orang yang ada dalam koneksi tidak terlalu banyak, semuanya bisa bekerja secara maksimal.

3. Mencegah Tindakan Kejahatan

Pencegahan tindakan kejahatan juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan privatisasi ini. Maksud dari hal ini adalah posting yang tersedia di sana hanya akan dilihat oleh orang-orang yang memang dikenal.

Ini menyebabkan tindakan kejahatan seperti pencurian foto ataupun konten-konten di dalamnya tidak akan terjadi. Kalaupun akan dilakukan proses pencurian, kamu akan mengetahui kira-kira siapa saja yang melakukan.

Karena dengan jumlah orang yang lebih sedikit, proses pengecekan bisa dilakukan dengan lebih mudah. Itulah kenapa, privatisasi ataupun pembatasan pada profil harus dilakukan. Kecuali kamu adalah seorang public figure.

4. Memaksimalkan Penggunaan Aplikasi

Dengan melakukan pembatasan ini penggunaan dari aplikasi akan semakin maksimal. Disadari atau tidak, ternyata penggunaan aplikasi ini akan menentukan apakah kamu bisa menggunakan seluruhnya atau tidak.

Baca Juga  2 Cara Belanja di TikTok Shop dan Saat Live, Untung Banyak!

Selain itu untuk memaksimalkan kamu juga harus mengetahui siapa saja orang yang ada di sana. Dengan melakukan itu, proses komunikasi bisa berjalan dengan lebih sempurna. Jadi, tidak akan ada masalah sama sekali dalam hal yang berhubungan dengan interaksi.

Jadi tidak masalah jika jumlah teman yang dimiliki pada Facebook tidak terlalu banyak. Karena pada akhirnya bukan jumlah teman saja yang harus dipikirkan. Melainkan bagaimana komunikasi yang bisa berjalan sesuai dengan keinginan.

Kapan Harus Dibuka Kuncinya?

Kapan Harus Dibuka Kuncinya

Beberapa orang bingung kapan harus membuka kunci yang sudah mereka terapkan. Berikut beberapa kondisi yang membuat pengguna bisa membuka kunci akunnya.

1. Saat Jumlah Teman Cukup

Biasanya privatisasi ini bisa dilakukan apabila kamu sudah merasa jumlah teman yang ada di sana cukup. Biasanya Facebook akan membatasi jumlah pertemanan maksimal 5.000 orang dan jika lebih dari itu tidak akan bisa lagi.

Apabila kamu merasa jika 5000 orang sudah cukup, berarti kuncinya bisa dibuka. Hanya orang-orang yang ada di dalam koneksi ataupun pertemanan saja yang bisa melihat di dalamnya. Sementara itu, orang-orang yang belum menjadi teman kemungkinan besar tidak akan bisa melihat.

Karena pada saat melakukan penguncian pada profil ini kita bisa menyeting siapa saja yang bisa melihat. Salah satunya adalah orang-orang yang sudah menjadi teman. Selebihnya orang-orang tersebut tidak akan bisa melihat profil atau apapun yang ada di sana.

2. Tidak Posting Informasi Pribadi

Usahakan untuk tidak melakukan posting pada hal-hal yang berhubungan dengan informasi pribadi. Disadari atau tidak, kita biasanya sering sekali melakukan posting pada informasi pribadi yang sebenarnya tidak perlu dilakukan.

Hal-hal yang berhubungan dengan privat dan sangat sensitif disarankan untuk tidak dibagikan. Apabila ingin mencari teman untuk curhat lebih baik untuk melakukan proses pertemuan sehingga bisa ngobrol dengan lebih nyaman.

Baca Juga  Cara Memblokir Akun Facebook Orang Lain yang Mengganggu

Posting informasi pribadi juga berbahaya karena bisa saja digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Meskipun orang-orang yang ada di filter itu adalah teman yang kamu miliki, bisa saja mereka justru melakukan hal-hal yang merugikan.

3. Dipakai Berbisnis

Apabila kamu memutuskan untuk menggunakan akun Facebook yang dimiliki untuk berbisnis, berarti tidak bisa melakukan proses penguncian. Cara mengunci profil Facebook harus dihilangkan sehingga semua orang bisa melihat

Biasanya seseorang yang ingin menggunakan Facebook mereka untuk berbisnis akan memposting banyak sekali hal. Beberapa diantaranya adalah yang berhubungan dengan bisnis dan juga produknya.

Coba bayangkan apabila ketika sedang berbisnis, beberapa orang tidak bisa melihat produk karena di setting private. Kemungkinan besar transaksi penjualan tidak akan terjadi. Itulah kenapa, disarankan untuk membuka kuncian.

4. Saat Menjadi Public Figure

Selain digunakan untuk berbisnis Facebook juga digunakan oleh beberapa orang sebagai tempat untuk melakukan branding. Saat kamu sudah menjadi public figure, berarti tidak bisa dikunci dan bisa dilihat oleh semua orang.

Dengan melakukan ini, maka komunikasi bisa dilakukan secara dua arah. Namun, karena tidak ada batasan sama sekali kemungkinan besar banyak sekali konten-konten yang bersifat sensitif. Jadi, harus benar-benar tahan mental apabila ingin membaca komentar dari netizen.

Cara mengunci profil Facebook ternyata bisa dilakukan dengan cukup mudah. Hanya saja, disarankan untuk melakukan proses penggantian dengan menggunakan komputer saja. Jadi prosesnya bisa berjalan dengan cepat dan juga hasilnya langsung didapatkan.

Selain itu, perhatikan beberapa hal sebelum melakukan proses pengujian. Ini akan memudahkan kamu untuk melakukan seleksi siapa saja yang bisa melihat ataupun terhubung. Dengan begitu, privasi yang dimiliki jadi lebih terjaga.

Bagikan Postingan:

Tinggalkan komentar