Cara Foto Copy di Printer (Epson, Canon, Merk Lain)

Cara foto copy di printer bisa dilakukan dengan cukup instan layaknya seperti mesin fotocopy lainnya. Namun, cara ini hanya bisa dilakukan pada beberapa jenis printer yang sudah mendukung proses scanning.

Apabila tidak mendukung proses itu, berarti fotocopy tidak akan bisa dilakukan sama sekali. Itulah kenapa, pastikan untuk melakukan pengecekan pada spesifikasi printer sebelum membelinya.

Biasanya printer tersebut akan memiliki tombol tertentu yang bisa dipakai untuk melakukan proses foto copy secara otomatis. Nantinya proses fotocopy ini bisa mencetak dokumen dalam bentuk hitam putih ataupun berwarna.

Cara Foto Copy di Printer, Ternyata Praktis!

1. Foto Copy di Printer Espson

Foto Copy di Printer Espson

Cara foto copy di printer Epson bisa dilakukan dengan menggunakan beberapa langkah di bawah ini. Langkah di bawah ini berlaku untuk berbagai jenis printer dengan merek Epson. Jadi, mau menggunakan merek apa pun tidak ada masalah.

  • Nyalakan printer dan pastikan terlebih dahulu dalam kondisi sempurna. Cara ini tidak perlu sambung ke komputer atau laptop terlebih dahulu.
  • Selanjutnya bisa langsung membuka penutup di atas. Letakkan kertas/dokumen terbaik agar menghadap kaca.
  • Setelah posisinya sempurna bisa langsung ditutup.
  • Cek panel tombol di bagian atas, selanjutnya bisa menekan print sesuai dengan kebutuhan. Ada tombol Start di bagian hitam putih dan berawarna.
  • Jika ingin mencetak pada bagian berwarna bisa langsung menekan tombol berwarna. Jika ingin hitam putih bisa menekan tombol yang lain.
  • Saat proses cetak berjalan, hindari mematikan atau menekan tombol stop.
Baca Juga  8 Printer Scan Epson Terbaik dan Awet (+Harganya)

2. Foto Copy di Printer Canon dan Lainnya

Foto Copy di Printer Canon dan Lainnya

Jika menggunakan Canon atau jenis gadget lainnya, cara foto copy di printer bisa dilakukan dengan cara yang kurang lebih sama. Yaitu dengan melakukan pengecekan pada panel atas untuk menemukan tombol printer. Biasanya akan tetap ada dua, berwarna dan black and white (BW).

Masukkan dokumen ke tempat yang sudah disediakan. Setelah itu bisa langsung di tutup untuk membuatnya jadi rata. Apabila sudah selesai bisa langsung dilakukan cetak foto copy seperti biasa baik untuk sekali atau beberapa kali.

Jika menggunakan mesin jenis duplex umumnya proses foto copy ini tidak dilakukan secara manual. Semua bisa dilakukan secara otomatis agar tidak perlu mengganti dokumen yang ada di dalamnya satu per satu.

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Akan Foto Copy

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Akan Foto Copy

Sebelum mengaplikasikan cara foto copy di printer, ada baiknya untuk memperhatikan beberapa hal di bawah ini. Ada beberapa yang harus dilakukan agar hasilnya sesuai harapan.

1. Pilih Warna yang Tepat

Pilih jenis foto copy yang sesuai dengan jenis dokuken yang dipilih. Misal membutuhkan dokumen dalam bentuk salin hitam putih. Jika menggunakan yang berwarna berarti tidak sesuai dan kemungkinan besar akan boros dengan tinta.

Sebelum melakukan proses cetak, cek dahulu kebutuhan yang dimiliki saat ini. Apakah ingin melakukan cetak versi berwarna atau hitam putih. Biasanya proses ini juga memakan waktu yang berbeda. Jika ingin yang cepat memang harus versi hitam putih.

Untuk masalah warna, apa pun yang muncul pada dokumen  biasanya akan dimodifikasi yang sesuai dengan kebutuhan. Itulah kenapa versi hitam putih umumnya lebih banyak dipilih khususnya untuk dokumen yang isinya hanya dalam bentuk teks.

2. Posisi Dokumen Tepat

Usahakan untuk memilih posisi dokumen yang tepat dengan posisi yang sesuai. Karena jika posisinya terbaik, dokumen yang dicetak juga akan terbaik. Jika masih pertama kali menggunakannya, lebih baik untuk melakukan uji coba dahulu.

Baca Juga  10 Printer Wireless Terbaik, Fitur Lengkap, Pasti Awet!

Coba gunakan cara yang dianggap benar, setelah itu bisa langsung dicek. Apabila cara itu sudah tepat dan mampu menghasilkan hasil cetak sempurna, berarti bisa diulangi lagi dengan langkah yang kurang lebih sama.

Sebaliknya jika nantinya memiliki hasil yang tidak sesuai, berarti ada masalah yang perlu diberaskan. Biasanya untuk mengatasi hal itu hanya butuh dibalik kertasnya. Setelah itu proses cetak bisa berjalan lagi sesuai dengan kebutuhan.

3. Kualitas Foto Copy

Kualitas dari foto copy biasanya tergantung dengan jenis dokumen yang akan digandakan. Jika dokumen yang akan digandakan secara umum sudah memiliki kualitas yang tinggi, kemungkinan besar tidak akan ada masalah sama sekali. Semua akan tercetak dengan sempurna.

Selain itu juga ada kualitas yang berhubungan dengan jenis tinta yang akan dipakai. Jika menggunakan tinta dengan kualitas yang tidak tepat, ada kemungkinan hasilnya tidak sesuai dan tidak bisa terbaca dengan jelas.

Jadi, pastikan untuk selalu memperhatikan jenis dokumen yang nantinya akan dicetak. Selain itu, cek juga jenis tinta yang dipakai dan isi dari dokumen. Jika isinya hanya berupa teks kemungkinan besar masih bisa dipakai dengan baik.

4. Boros Tinta

Disadari atau tidak tinta yang digunakan pada mesin fotocopy standar tentu berbeda dengan tinta yang ada pada printer. Apabila menggunakan tinta di printer kemungkinan besar akan lebih boros penggunaan.

Inilah kenapa beberapa orang biasanya hanya menggunakan printer ini untuk mencetak sesekali saja. Karena jika menggunakan printer ini secara terus-menerus biasanya tidak akan bisa berjalan dengan baik.

Bahkan dalam satu bulan bisa harus melakukan proses pengisian tinta hingga beberapa kali. Apalagi tinta berwarna biasanya akan lebih mudah habis apabila dimanfaatkan untuk copy dokumen.

Baca Juga  Cara Cleaning Printer Epson, Canon, HP, dan Merk Lainnya

5. Penurunan Fungsi

Apabila digunakan secara terus-menerus setiap harinya kemungkinan besar akan ada penurunan fungsi. Bisa dari apa tidak, printer yang digunakan secara maksimal bisa saja mengalami penurunan dan harus dilakukan proses perawatan.

Biasanya proses perawatan ini dilakukan dengan melakukan proses resetting atau pembersihan. Dengan melakukan proses ini, seluruh fungsi yang dimiliki oleh printer mungkin bisa dikembalikan lagi dengan baik.

6. Pembersihan Printer

Proses pembersihan printer harus dilakukan secara rutin paling tidak setiap satu minggu sekali. Ini perlu dilakukan secara rutin sebelum terjadinya masalah pada proses cetak seperti ada tinta yang tidak keluar atau tinta yang bocor.

Jadi, sebelum terjadi masalah lebih baik untuk dilakukan proses maintenance secara rutin. Cara ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kerusakan yang lebih parah sehingga butuh servis dan biaya yang lebih mahal.

7. Tidak Bisa Dipakai Terus-menerus

Cara foto copy di printer umumnya tidak bisa digunakan secara terus-menerus. Apabila dipakai secara terus-menerus kemungkinan besar akan menyebabkan printer menjadi rusak dan tidak bisa digunakan kembali.

Itulah kenapa biasanya jika ingin melakukan cetak memakai printer, beberapa orang menyarankan untuk tidak secara berlebihan. Jika dipakai secara berlebihan kemungkinan besar bisa memicu gadget menjadi panas dan tidak bisa digunakan lagi.

Jika terpaksa akan terus menggunakannya hingga beberapa kali, pakai yang versi hitam dan putih saja. Selain itu, pastikan juga untuk melakukan proses cleaning atau resetting secara rutin untuk menghindari kerusakan pada alat cetaknya.

Cara foto copy di printer bisa dilakukan dengan menggunakan printer apa pun. Yang paling penting printernya sudah mendukung scan. Jika belum mendukung, kemungkinan besar foto copy tidak akan bisa dilakukan sama sekali.

Bagikan Postingan:

Tinggalkan komentar